⌂ Beranda › Technology › BYD Blade Battery 2.0: Cas EV 5 Menit, Tembus 1.000 Km
TechnologyEVMobil Listrik

BYD Blade Battery 2.0: Cas EV 5 Menit, Tembus 1.000 Km

BYD Blade Battery 2.0: Cas EV 5 Menit, Tembus 1.000 Km
BYD
A A Ukuran Teks16px

GARDUOTO — Era kendaraan listrik (EV) kini memasuki babak baru yang semakin praktis dan efisien. Produsen otomotif raksasa asal Tiongkok, BYD, secara resmi meluncurkan inovasi terbarunya berupa Blade Battery generasi kedua yang dipadukan dengan teknologi pengisian daya ultra-cepat bernama FLASH Charging.

Terobosan teknologi ini membuat waktu pengisian daya mobil listrik berlangsung sangat singkat, bahkan hampir menyamai durasi saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.

Dalam kondisi operasional normal, teknologi FLASH Charging mampu mengisi ulang daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu 5 menit.

Sementara itu, untuk pengisian dari 10 persen hingga 97 persen, pengguna hanya memerlukan waktu sekitar 9 menit. Kecepatan pengisian yang fenomenal ini menjadi solusi nyata atas kekhawatiran utama calon konsumen mobil listrik, yaitu lamanya waktu tunggu saat melakukan pengisian daya di perjalanan.

Rahasia Kecepatan: Teknologi FlashPass dan Jarak Tempuh Lebih Jauh

Di balik kemampuan pengisian daya super cepat tersebut, terdapat arsitektur baterai canggih yang dinamakan FlashPass Ion Transport System.

Sistem canggih ini mengintegrasikan tiga inovasi utama pada komponen baterai Lithium Iron Phosphate, yakni pada bagian katoda, elektrolit, dan anoda. Rekayasa molekuler ini berfungsi mempercepat laju perpindahan ion lithium sekaligus menekan resistansi internal, sehingga suhu panas yang dihasilkan saat pengisian daya dapat diminimalkan.

Selain unggul dalam hal kecepatan isi daya, Blade Battery generasi kedua ini juga membawa peningkatan kepadatan energi lebih dari 5 persen jika dibandingkan dengan generasi pertamanya. Berkat efisiensi penyimpanan energi yang lebih tinggi, kendaraan listrik yang mengusung baterai ini sanggup mencatatkan jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar pengujian CLTC.

Sebagai bukti nyata di jalan raya, model sedan listrik mewah Denza Z9GT yang dibekali baterai ini mampu menjelajah hingga 701 kilometer berdasarkan standar NEDC. Tidak hanya itu, tingkat ketahanan baterai terhadap degradasi juga meningkat sebesar 2,5 persen, sehingga daya tahan dan usia pakai baterai menjadi jauh lebih panjang.

Daya Pengisian Super 1.500 kW dan Standar Keamanan Ekstrem

Untuk mendukung kemampuan baterai yang luar biasa ini, BYD juga mengembangkan stasiun pengisian daya khusus bernama FLASH Charger. Perangkat ini sanggup menyalurkan daya hingga 1.500 kW melalui satu konektor saja. Angka fantastis ini menempatkannya sebagai stasiun pengisi daya tunggal yang diproduksi secara massal dengan daya tertinggi di dunia saat ini.

6a8a572323493274025ab1efa7249152.webp
BYD

Meskipun mengalirkan arus listrik berdaya sangat tinggi, faktor keselamatan konsumen tetap menjadi prioritas paling utama. Blade Battery generasi kedua telah berhasil melalui pengujian keselamatan ekstrem yang melampaui standar nasional maupun internasional.

Pada uji tusuk paku yang dilakukan secara bersamaan dengan proses pengisian cepat FLASH Charging, baterai sama sekali tidak mengalami kebocoran panas, tidak mengeluarkan asap, dan tidak memicu kebakaran. Hasil pengujian yang sangat aman ini terbukti tetap stabil bahkan setelah melewati 500 siklus pengisian cepat berturut-turut.

Selain uji paku, baterai ini juga lolos uji korsleting langsung pada empat sel secara bersamaan tanpa menimbulkan ledakan. Pada uji benturan bagian bawah kendaraan menggunakan bola baja berkekuatan 1.500 joule atau setara 10 kali lipat dari energi standar pengujian Tiongkok baterai tetap kokoh tanpa mengalami kerusakan berbahaya.

Desain Ramah Pengguna dan Ekosistem yang Luas

Guna mencegah lonjakan beban berlebih pada jaringan listrik umum, sistem pengisian ini dilengkapi dengan Energy Storage-Charging Integrated System. Teknologi ini berfungsi ganda sebagai wadah penampung energi dan penguat daya, sehingga proses pengisian berdaya tinggi tetap stabil dan tidak mengganggu pasokan listrik lokal.

Dari sisi kenyamanan pengemudi, stasiun pengisian dihadirkan dengan desain tiang berbentuk T yang modern dan estetik. Penggunaan kabel gantung dengan fitur rail-sliding memungkinkan kabel digeser ke kiri dan kanan dengan sangat ringan sesuai letak soket pengisian pada mobil. Ditambah dengan fitur otomatis Plug & Charge, proses pengisian daya dapat langsung dimulai secara praktis tanpa prosedur yang rumit.

Sebagai wujud kesiapan ekosistem, BYD mencatatkan telah membangun sebanyak 12.165 stasiun FLASH Charging di Tiongkok hingga 7 Oktober 2026. Kehadiran Blade Battery generasi kedua dan jaringan pengisian daya yang masif ini menjadi bukti nyata bahwa era mobil listrik telah makin matang, aman, dan siap memberikan kemudahan mobilitas tanpa rasa khawatir akan jarak tempuh.

Fakta Utama BYD Blade Battery 2.0 & FLASH Charging:

Kecepatan Cas Super Kilat    

10% - 70% dalam 5 menit | 10% - 97% dalam 9 menit

Daya Charger Tunggal

Hingga 1.500 kW (Tertinggi di Dunia untuk Produksi Massal)

Jarak Tempuh Maksimal

Tembus >1.000 km (CLTC) | Denza Z9GT hingga 701 km (NEDC)

Uji Keamanan Ekstrem

Lolos uji paku 500 siklus, korsleting 4 sel, & benturan 10x standar     

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru