GARDUOTO - Apa jadinya jika mimpi, ambisi, dan passion otomotif tanpa batas diwujudkan ke dalam sebuah supercar? Jawabannya adalah BRABUS BODO Cabriolet. Tuner performa tinggi ternama asal Jerman, BRABUS, resmi meluncurkan karya mahakarya terbarunya pada 14 Agustus 2026.
Mobil convertible berkekuatan monster ini dibuat bukan sekadar untuk bergaya, melainkan sebagai bentuk penghormatan atas visi mendiang Bodo Buschmann dan putranya, Constantin Buschmann.
BRABUS BODO Cabriolet merupakan evolusi desain yang sangat berani sekaligus kendaraan Gran Turismo (GT) sejati. Berbeda dengan mobil standar yang sekadar diberi kit tambahan, edisi Cabriolet ini dikembangkan sepenuhnya dengan jiwa dan karakter khas BRABUS yang agresif.
Eksklusivitasnya pun sangat terjaga, karena hanya diproduksi sebanyak 77 unit di seluruh dunia sebagai seri terbatas terpisah dari versi Coupe-nya.
Bodi Serba Serat Karbon dan Atap Khusus Motif "77"
Sama seperti saudaranya versi Coupe, seluruh panel bodi BRABUS BODO Cabriolet dibuat dari bahan serat karbon (carbon fiber) yang sangat kuat namun tetap ringan. Bodi khusus ini dibalut dalam warna eksklusif BRABUS "Silk Stone" yang elegan, memberikan kesan mewah sekaligus gahar.
Salah satu daya tarik utamanya terletak pada bagian atap kain (soft top). BRABUS mengembangkan atap soft top dua warna (hitam dan abu-abu) dengan teknik pengerjaan Jacquard khusus.
Bagian terbaiknya, motif angka "77" pada atap bukan dicetak atau disemprot cat biasa, melainkan ditenun langsung ke dalam struktur kainnya.
Teknik tenun ini menciptakan efek timbul (relief) yang halus di seluruh permukaan atap. Selain tampil beda dan mewah saat dipandang, material ini dirancang tahan terhadap paparan sinar UV, gesekan, serta lipatan berulang kali ketika atap dibuka dan ditutup. Hasilnya adalah identitas atap terbuka yang tidak hanya cantik secara visual, tetapi juga sangat awet untuk jangka panjang.
Desain Garang dan Performa Mesin V12 Biturbo 1.000 HP
Melihat bagian depan, tampilan BRABUS BODO Cabriolet langsung mencuri perhatian. Lampu utama berteknologi LED matrix dipadukan dengan gril khas BRABUS yang memiliki 13 bilah vertikal tegas. Di bagian belakang, terdapat spoiler serbaguna yang dapat terangkat secara otomatis (multi-stage) untuk menjaga kestabilan mobil pada kecepatan tinggi.

Di bawah kaca belakang, tersemat logo "77" sebagai penanda sejarah berdirinya BRABUS oleh Bodo Buschmann pada tahun 1977. Logo ini menjadi simbol komitmen brand: tanpa kompromi, tanpa batas, dan tanpa rasa takut untuk menghadirkan ide-ide besar.
Di balik kap mesin karbonnya yang panjang, tersimpan jantung mekanis yang sangat buas. BRABUS membekalinya dengan mesin 5.2-liter V12 biturbo rakitan tangan. Mesin ini sanggup memuntahkan tenaga fantastis sebesar 735 kW atau setara 1.000 PS (horsepower) dan torsi puncak mencapai 1.200 Nm.
Akselerasi Kilat Khas Supercar Sejati
Performa yang dihasilkan mesin V12 tersebut membuat convertible dengan konfigurasi tempat duduk 2+2 ini melesat bak roket:
- 0 hingga 100 km/jam: Hanya dalam 3,0 detik.
- 0 hingga 200 km/jam: Hanya membutuhkan waktu 8,5 detik.
- Kecepatan Maksimum: Dibatasi secara elektronik hingga 360 km/jam.
Supercar Kolektor yang Sangat Langka
BRABUS BODO Cabriolet bukan sekadar mobil atap terbuka biasa. Ini adalah kombinasi sempurna antara sejarah, keahlian teknik tingkat tinggi, dan performa ekstrem. Dengan jumlah yang hanya 77 unit di dunia, mobil ini menjadi barang koleksi impian para pecinta kecepatan dan kemewahan yang menginginkan sensasi berkendara luar biasa di bawah langit terbuka.







