Tim WRT Sabet Kemenangan Kelas Bronze & Team KRC Raih Podium Pro-Am di IGTC Japan
GARDUOTO - Ajang balap ketahanan bergengsi Intercontinental GT Challenge (IGTC) 2026 ronde keempat di Sirkuit Suzuka menyajikan pertarungan sengit di lintasan basah.
BMW M Motorsport sukses mengukir prestasi gemilang lewat performa luar biasa mobil balap BMW M4 GT3 EVO.
Tim WRT berhasil merebut posisi puncak dan keluar sebagai juara di kategori Bronze, sementara Team KRC turut mengamankan podium di kategori Pro-Am dalam gelaran Suzuka 1000KM edisi ke-50 ini.
Aksi Menawan Trio Tim WRT #69
Trio pembalap Dan Harper (Inggris), Anthony McIntosh (AS), dan Parker Thompson (Kanada) yang mengemudikan BMW M4 GT3 EVO nomor mobil #69 tampil sangat impresif sepanjang balapan balap ketahanan ini.
Kemenangan ini diraih berkat kombinasi kemudi presisi dan eksekusi strategi pit stop yang sangat matang.
Meski sempat menghadapi sedikit nasib kurang beruntung di awal balapan, strategi cemerlang dari kru Tim WRT berhasil membawa mereka kembali ke garis depan persaingan.
Dan Harper sebagai pembalap penutup menjalankan tugasnya dengan sangat dingin hingga menyentuh garis finis.
Hasil ini tidak hanya mengamankan kemenangan manis di kelas Bronze, tetapi juga membawa Tim WRT menempati posisi ke-7 secara keseluruhan (overall) di tengah persaingan ketat seluruh kelas balap.
Team KRC Tampil Solid di Kategori Pro-Am
Keberhasilan BMW di Suzuka semakin lengkap berkat raihan manis dari Team KRC di kategori Pro-Am.
Pembalap pabrikan BMW M, Augusto Farfus (Brasil), bersama dua rekannya, Marcelo Tomasoni (Brasil) dan Brian Lee (Taiwan), berhasil memacu BMW M4 GT3 EVO nomor #10 hingga merebut podium ketiga di kelas Pro-Am.
Bagi Farfus, ini merupakan pencapaian istimewa karena ia berhasil meraih podium keduanya secara berturut-turut bersama Team KRC.
Meskipun dua tugas mengemudi (stint) terakhirnya sangat menguras fisik di lintasan yang menantang, Farfus dan tim mampu menjaga konsistensi hingga balapan usai.
Drama Nasib Apes Mobil #89
Sayangnya, hasil manis ini diwarnai sedikit nasib apes bagi mobil kedua milik Team KRC dengan nomor #89. Diisi oleh trio pembalap berbakat Max Hesse (Jerman), Maxime Oosten (Belanda), dan Ruan Cun Fan (Cina), mobil ini sebenarnya menunjukkan kecepatan luar biasa sejak sesi latihan hingga kualifikasi.
Max Hesse dan kawan-kawan bahkan berhasil merebut pole position di kategori Bronze setelah mencatatkan waktu impresif dan mengamankan posisi start keempat secara umum.
Namun impian mereka untuk meraih kemenangan sirna setelah satu setengah jam balapan berjalan.
Mobil mereka disenggol oleh kompetitor hingga terpelanting keluar lintasan dan tersangkut di rumput basah.
Kendati sempat kembali, masalah teknis akibat insiden tersebut memaksa mereka menyelesaikannya lebih awal (DNF).
Kiprah BMW M Team Studie
Sementara itu, tim lokal PLUS bersama BMW M Team Studie yang mengandalkan mobil balap BMW M4 GT3 EVO nomor #5 dengan desain ikonik BLEACH juga memberikan perlawanan gigih.
Mereka berhasil menyelesaikan balapan balap ketahanan yang menguras stamina ini di posisi kelima kelas Bronze.
Kunci Sukses: Kecepatan dan Strategi Pit
Kemenangan spektakuler BMW M Motorsport di Suzuka 1000KM edisi ke-50 ini membuktikan keunggulan performa serta keandalan BMW M4 GT3 EVO di berbagai kondisi lintasan.
Kombinasi antara kecepatan murni mobil, ketangguhan fisik pembalap, dan kecerdikan strategi tim di pit stop menjadi formula utama sukses BMW dalam menaklukkan sirkuit legendaris Jepang ini.
Komentar Pembalap:"Ini hari yang luar biasa. Tim mengeksekusi strategi pit dengan sangat luar biasa hingga membawa kami kembali bertarung di depan dan meraih kemenangan Bronze." — Dan Harper (Pembalap Tim WRT #69) "Strategi tim sangat luar biasa. Dua stint terakhir saya sangat berat secara fisik, tapi saya sangat puas bisa menyumbang podium kedua saya bersama Team KRC." — Augusto Farfus (Pembalap Team KRC #10) |
Kemenangan di Suzuka 1000KM ini semakin mengukuhkan posisi BMW M Motorsport sebagai salah satu kekuatan utama dalam kejuaraan balap ketahanan GT3 tingkat dunia musim 2026.



