GARDUOTO – Perkembangan moda transportasi darat kini tidak hanya berfokus pada performa mesin semata, tetapi juga pada tingkat kenyamanan penumpang di dalam kabin. Fasilitas kekinian seperti dispenser air, port pengisian daya USB di setiap kursi, hingga sistem hiburan audio-video mutakhir sudah menjadi standar wajib bagi bus pariwisata maupun armada Antarkota Antarprovinsi (AKAP).
Untuk mengakomodasi tingginya konsumsi daya dari deretan fitur tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) secara resmi melakukan pembaruan signifikan pada seluruh lini Hino Big Bus. Langkah strategis ini diwujudkan dengan meningkatkan kapasitas baterai atau aki standar kendaraan dari yang sebelumnya berukuran 2 x 120 Ah menjadi 2 x 150 Ah.
Peningkatan kapasitas baterai ini berlaku untuk seluruh model Big Bus unggulan Hino, yakni Hino RK 280, Hino RM 280, serta Hino AK 240. Pembaruan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Hino untuk menghadirkan produk komersial yang responsif terhadap dinamika kebutuhan operasional para pengusaha otobus di Tanah Air.
Menjawab Kebutuhan Kelistrikan Kabin Modern
Peningkatan arus listrik pada armada bus penumpang memang tidak dapat terelakkan lagi. Seiring berjalannya waktu, penumpang menuntut pengalaman perjalanan yang makin nyaman dan terkoneksi. Penggunaan berbagai perangkat elektronik tambahan secara simultan sering kali memberikan beban kerja ekstra pada sistem kelistrikan bus.
Dengan beralih ke spesifikasi baterai 2 x 150 Ah, Hino Big Bus kini memiliki cadangan daya dan penyuplai arus listrik yang jauh lebih stabil serta optimal. Langkah ini efektif membantu menjaga ketahanan serta keandalan sistem kelistrikan secara keseluruhan, meminimalkan risiko gangguan listrik di tengah jalan, serta memastikan kinerja seluruh komponen pendukung tetap maksimal selama perjalanan jarak jauh.
Pihak HMSI menjelaskan bahwa penyesuaian ini diproduksi dan diimplementasikan secara bertahap pada periode September hingga Oktober 2026.
"Kami memahami bahwa kebutuhan operasional bus terus mengalami perubahan, termasuk meningkatnya penggunaan berbagai perangkat kelistrikan untuk menunjang kenyamanan dan pengalaman perjalanan penumpang. Peningkatan kapasitas baterai pada seluruh lini Hino Big Bus merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam menghadirkan produk yang semakin sesuai dengan kebutuhan pelanggan, baik untuk operasional pariwisata maupun transportasi antarkota dan antarprovinsi," jelas Tri Hariyanto, Market Development Division Head HMSI.
Pilihan Lini Hino Big Bus untuk Berbagai Kebutuhan Operasional
Hino menyediakan beragam varian Big Bus yang dirancang sesuai dengan profil rute, karakteristik layanan, serta konfigurasi karoseri yang diinginkan oleh para operator.
|
Model |
Posisi Mesin |
Tipe Mesin & Kapasitas |
Tenaga / Torsi |
GVW / GCW |
Karakteristik Utama |
|
Hino RK 280 |
Belakang |
J08E-WD (7.684 cc) |
280 PS / 84 kgm |
GVW 15,5 ton |
VNT Turbo, Intercooler, Common Rail, Transmisi 6-percepatan, Rem Full Air (opt. ABS) |
|
Hino RM 280 |
Belakang |
J08E-WD (7.684 cc) |
280 PS / 84 kgm |
GVW 16,0 ton |
Sasis Space Frame, Air Suspension, Transmisi 7-percepatan, Pariwisata Premium / AKAP |
|
Hino AK 240 |
Depan |
J08E-WF (7.684 cc) |
240 PS / 73 kgm |
GCW 15,0 ton |
Jalur fleksibel, Transmisi 6-percepatan, Rem Full Air Dual Circuit, Exhaust Brake |
Berikut adalah rincian spesifikasi tiga model utama Hino Big Bus yang kini telah dibekali baterai kapasitas lebih besar:
- Hino RK 280: Bus bermesin belakang ini dibekali mesin diesel J08E-WD berkapasitas 7.684 cc yang mampu menyemburkan tenaga maksimum 280 PS dan torsi puncak 84 kgm. Mesin ini sudah mengusung teknologi Variable Nozzle Turbocharger (VNT), intercooler, serta Common Rail untuk efisiensi bahan bakar yang baik. Memiliki Gross Vehicle Weight (GVW) 15,5 ton, RK 280 dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan, sistem pengereman full air dengan opsi ABS, serta exhaust brake.
- Hino RM 280: Ditujukan untuk perjalanan jarak jauh dan segmen pariwisata premium, model ini juga menggunakan mesin J08E-WD 280 PS. Memiliki GVW 16 ton, RM 280 dibekali transmisi 7-percepatan dan pengereman full air dual circuit. Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan sasis space frame serta suspensi udara (air suspension) yang memberikan kelembutan ekstra bagi penumpang.
- Hino AK 240: Untuk kebutuhan operasional jalur yang fleksibel, Hino menghadirkan bus bermesin depan dengan tipe mesin J08E-WF 7.684 cc. Unit ini memproduksi tenaga 240 PS dan torsi 73 kgm, dipadu transmisi 6-percepatan serta Gross Combination Weight (GCW) sebesar 15 ton. Model ini dilengkapi sistem rem full air dual circuit dan exhaust brake.
Kokohkan Posisi Sebagai Pemimpin Pasar Bus Nasional
Langkah peningkatan fitur dan spesifikasi secara kontinu ini membuktikan keseriusan Hino dalam mengawal industri transportasi darat di Indonesia. Kepercayaan para pengusaha otobus terhadap ketangguhan Hino juga terbukti sangat kuat.
Berdasarkan data penjualan per September 2026, Hino berhasil mempertahankan posisinya sebagai raja pasar bus di Indonesia dengan menguasai pangsa pasar (market share) hingga 65%. Pencapaian ini kian mempertegas dominasi Hino dalam mendukung mobilitas masyarakat Indonesia sekaligus memicu perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi armada yang relevan dan dapat diandalkan.